Apa itu Inbound Marketing? Pahami 4 Strategi Pemasaran yang Umum Digunakan
Banyak orang menerima email promosi setiap hari, dan tidak sedikit pelaku bisnis yang mencoba berbagai cara promosi agar produk dan layanan mereka lebih mudah dijangkau pelanggan. Namun sebagai pelanggan, kita juga tahu bahwa efektivitas pemasaran langsung sering kali tidak terlalu tinggi. Untuk menjawab persoalan rendahnya efektivitas pemasaran langsung tersebut, perusahaan teknologi pemasaran Hubspot pada tahun 2006 memperkenalkan konsep "Inbound Marketing" (pemasaran masuk), sebagai lawan dari metode pemasaran langsung tradisional atau Outbound Marketing.
Secara singkat, Outbound Marketing bertujuan mendorong pesan kepada khalayak luas untuk mencapai penjualan, dan disebut sebagai "Push Strategy" (strategi dorong); sementara Inbound Marketing menggunakan berbagai pendekatan pemasaran untuk menarik pelanggan agar mengambil langkah pertama secara sukarela, yang disebut sebagai "Pull Strategy" (strategi tarik). Untuk menarik perhatian pelanggan, berikut adalah empat metode Inbound Marketing yang umum digunakan.
Metode Inbound Marketing yang Umum Digunakan
Search Engine Optimization (SEO)
SEO atau optimasi mesin pencari, sesuai namanya, adalah upaya memperbaiki halaman web agar memperoleh peringkat terbaik di mesin pencari, sehingga meningkatkan eksposur dan trafik halaman. Mesin pencari yang umum meliputi Google, Yahoo!, dan Bing. Mesin pencari akan melakukan crawling terhadap informasi dasar situs, seperti konten dan kode pemrograman; setiap mesin pencari memiliki indeksnya sendiri, yang menganalisis dan mencatat kata kunci, backlink, dan elemen lain di situs Anda — semua faktor ini memengaruhi performa halaman di mesin pencari.
Ketika seseorang memasukkan kata kunci di mesin pencari, mesin pencari akan menampilkan daftar situs terkait, yang disebut pencarian organik (Organic Search). Untuk menjalankan SEO dengan baik, desain konten, backlink, jumlah pengunjung, serta aspek teknis lainnya (termasuk struktur situs, pengelolaan data, keamanan, dan responsivitas) semuanya saling terkait dan berperan penting.
Search Engine Marketing (SEM)
SEM adalah bentuk iklan yang ditampilkan di mesin pencari. Marketer dapat menyesuaikan target audiens, deskripsi halaman, dan landing page sesuai kebutuhan untuk setiap iklan. Namun perlu diperhatikan, biaya SEM bervariasi tergantung kata kunci dan pengaturannya, dan biasanya ada batas anggaran yang ditetapkan. Mesin pencari akan memperkirakan jumlah orang yang dapat dijangkau, sehingga marketer dapat memprediksi efektivitas iklan dan menyesuaikan pengaturannya.
Mirip dengan SEO, SEM juga memerlukan pengguna untuk secara aktif mencari informasi, lalu mesin pencari merekomendasikan halaman yang relevan, sehingga termasuk dalam kategori Inbound Marketing. Karena itu, meskipun berbentuk "iklan", pelaku bisnis tetap berada dalam posisi yang relatif pasif. Selain itu, SEM memungkinkan penentuan durasi iklan, jenis audiens, dan dapat memberikan data dalam waktu yang lebih singkat, sehingga sering kali menjadi bagian dari A/B Testing pada konten situs.
Content Marketing
Content Marketing dilakukan dengan menerbitkan konten informatif yang relevan dengan brand, sehingga memposisikan brand sebagai ahli di bidangnya, sekaligus secara efektif meningkatkan kesadaran merek dan memperkuat kepercayaan pelanggan. Sebagai contoh, JuicySuite Blog memperkenalkan kepada pembaca produk dan layanan JuicySuite CRM, sekaligus menyajikan lebih banyak informasi seputar CRM dan pemasaran, sehingga mampu menarik berbagai calon pelanggan dengan beragam kebutuhan penjualan.
Social Media Marketing
Social Media Marketing juga sangat umum digunakan. Selain Facebook dan Instagram, akun resmi berbagai brand juga banyak dijumpai di Twitter dan LinkedIn. Selain memperkuat interaksi dengan pelanggan potensial yang sudah ada, social media marketing juga dapat meningkatkan kesadaran dan eksposur merek, sehingga menarik lebih banyak calon pelanggan baru.
Berbagai metode Inbound Marketing di atas saling melengkapi, dan juga dapat menyediakan lebih banyak data untuk mendukung Outbound Marketing, sehingga memperkuat efektivitas pemasaran secara keseluruhan. Oleh karena itu, selain menjalankan Inbound Marketing dengan baik, Anda juga perlu memikirkan bagaimana menyempurnakan pengalaman pelanggan yang sudah ada. Di sinilah CRM berperan untuk membantu tim pemasaran memahami kebutuhan pelanggan lebih dalam, serta menganalisis dan menyempurnakan strategi pemasaran. JuicySuite menyediakan layanan sistem CRM satu pintu, agar Anda dapat lebih fokus mengembangkan bisnis. Hubungi JuicySuite sekarang untuk merancang solusi CRM yang paling tepat bagi Anda.
relativePath: id/what-is-in--bound-marketi.mdx · slug: what-is-in--bound-marketi · id: content/blog/id/what-is-in--bound-marketi.mdx